Senin, 29 Juni 2009

Pandangan saya mengenai Kelebihan dan kekurangan Ototarian dan Libertarian

Sudah dipahami makna dan gambaran bagaimana sistem pers otoritarian dan libertarian itu di tulisan sebelumnya. Untuk lebih mendalam kita juga harus mengetahui kelebihan dan kekurangan dari sistem pers itu sendiri.

Kelebihan sistem otoritarian:
1.Konflik dalam masyarakat cenderung berkurang karena adanya pengawasan hal-hal yang dianggap dapat menggoncangkan masyarakat (hubungannya dengan keamanan)
2.Mudah membentuk penyeragaman/integritas dan konsensus yang diharapkan khususnya secara umum pada negara sedang membangun yang memerlukan kestabilan.

Dengan konflik masyarakat yang cenderung berkurang maka tercipta keamanan. Sebagai contoh pada masa pemerintahan Soeharto yang disebut orang nomor satu. Pada masanya kedaan aman, jarang terjadi kejahatan seperti perampokan dan sebagainya karena pada saat itu keadaan sejahtera dan siapa yang melakukan tindakan kejahatan dihukum tegas. Siapa yang menjelek-jelekan Soeharto diculik dibunuh. Sebenarnya merupakan tindakan kejam, namun dengan begitu tindak kejahatan dapat ditekan karena akan pada takut melakukan kejahatan. Menurut saya lebih baik menggunakan sistem pada masa Soeharto tersebut, bagi siapa yang melakukan kejahatan dihukum dengan dibunuh sehingga tidak banyak kriminal yang terjadi seperti sekarang ini. Tidak dengan sekedar dihukum di dalam penjara karena kalau cuma sekedar dihukum dalam penjara maka apabila keluar atau telah bebas dari hukuman pasti melakukan tindakan itu lagi. Lemahnya hukum sekarang ini membuat negara ini banyak tindak kriminal dan pengangguran.
Dengan pemaksaan dari pemegang kekuasaan maka terbentuklah penyeragaman dan konsensus yang diharapkan negara untuk membangun pemerintahan. Artinya apa yang diharapkan negara akan terbentuk seperti misalnya keamanan, perekonomian dan sebagainya.

Selain memiliki kelebihan pasti memiliki kekurangan karena adanya kelebihan akan menimbulkan dampak negatif. Kekurangan sistem pers Otorian adalah sebagai berikut:
1.Adanya penekanan terhadap keinginan untuk bebas mengemukakan
pendangan/ pendapat.
2.Mudah terjadi pembredelan penerbitan media yang cenderung
menghancurkan suasana kerja dan lapangan penghasilan yang telah
mapan.
3.Tertutupnya kesempatan untuk berkreasi.

Karena media dikuasai negara tentunya tidak semua orang berhak berpendapat lewat media. Adanya penekanan dalam menyampaikan aspirasinya. dengan adanya penekanan dalam masyarakat ini, amka pola pikir masyarakat pun tidak berkembang. karena masyarakat tidak bisa mengekspresikan diriny serta untuk berkreasi terhadap hal yang mereka sukai. dengan demikian media juga harus melalui tahap penyensoran. sehingga informasi yang dikemukakan ke publik tidak sepenuhnya lengkpa, namun media hanya menginformasikan hal-hal positif negara yang akan membawa masyarakat mendukungnya. pada akhirnya fungsi media sebgaai pengawas kerja pemerintah juga tidak bisa dilaksanakan.

Kelebihan sistem pers Libertarian meliputi :
1.Lebih menghargai kebebasan individu.
2.Negara lebih berkembang.
Setiap individu mempunyai hak untuk menyampaikan pendapatnya, berekspresi, dan berkreasi. Dengan demikian segala macam aspirasi masyarakatpun akan mudah dikemukakan. Masyarakat bebas mendukung atau menentang kebijakan pemerintah, sehingga pemerintahpun tahu apa yang menjadi keinginan masyarakat. karena pada dasarnya media sebagai penyampai informasi dapat melaksanakan fungsinya sebagai pengawas kinerja pemerintah. adanya keterbukaan informasi dan kebebasan berekspresi tersebut tentunya pola pikir masyarakat juga akan lebih berkembang seperti kehendaknya.
Namun tidak semua kebebesan itu selalu memberi dampak positif. Kebebasan juga memberikan dampak negatif:
1.Timbul Anarkis karena kebebasan
2.Keamanan kurang

Karena teori pers Libertarian yang memandang semua individu mempunyai hak masing-masing, maka kebebasan mereka dalam berbicara juga diakui. namun kadang kita tidak sadar bahwa setiap hak individu itu dibatasi oleh hal orang lain. Dalam paham yang bebas,s emua orang ingin dikatakan pendapatnya benar, semua berhak bicara tanpa membperhatikan hak-hak orang lain, atau bahkan terjadi perendahan terhadaap kelompok lain. Dengan adanya banyak suara dan berbagai macam pemberitaan maka sepertinya negara ini akan susah dikendalikan. negara juga kan sulit untuk melakukan penyeragaman. Jika tidak terkontrol terjadi protes karena penentangan kebiakan pemerintah. dan jika tidak lebih terkontrol lagi maka akan terjadi masyarakat yang anarkis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar