Rabu, 08 Juli 2009

Teori Tanggung jawab social

Teori Tanggung jawab social berkembang pada abad 20-an akibat kesadaran. Perkembangannya yaitu media massa berkembang (khususnya media elektronik) yang menuntut kepada media massa untuk memiliki suatu tanggung jawab social baru.
Asumsi Teori Tanggung jawab social kebebasan mutlak namun perlu memandang adanya pers dan system jurnalistik yang menggunakan dasar moral dan etika. Karena dalam teori ini hamper sama dengan Libertarian sehingga dengan self righting process dalam free market of ideas untuk mengendalikannya.
Yang menjadikan pokok bahwa asal pers tau tanggung jawanya dan menjadikan etika dan moral sebagai landasan kebijakan operasional. Apabila pers tidak mau menerima tanggung jawabnya, maka harus ada badan lain dalam masyarakat yang menjalankan fungsi komunikasi massa atau mengontrol media.

Fungsi Pers dalam teori ini :
1. Melayani system politik dengan menyediakan informasi yaitu media sebagai fasilitator dan sekaligus yang menjadi penengah dalam permasalahan sehingga permasalahan terpecahkan tanpa ada kontak fisik atau keributan.
2. Memberi penerangan kepada masyarakat yaitu mengarahkan masyarakat sehingga dapat mengatur diri sendiri.
3. Menjaga hak-hak perorangan yaitu memberi kesempatan kepada masyarakat untuk menjalankan hak-hak nya.
4. Melayani system ekonomi seperti misalnya untuk bisnis, jual beli dan sebagainya.
5. Menghibur.
Kelebihan dan Kekurangan Teori Tanggung jawab social :
1. Lebih baik diterapkan daripada teori –teori lainnya karena dalam teori ini walaupun bebas namun terdapat tanggung jawab yang lebih daripada teori lainnya. Sehingga masyarakat bebas melakukan atau menyalurkan apa yang menjadi keinginannya namun dengan self righting process yang menjadi pedoman.
2. Setiap orang berhak berpendapat.
3. Opini public, tindakan-tindakan konsumen, dan etika kaum professional yang jadi control.
4. Kepemilikan media dikuasai perorangan artinya yang punya uang yang biasa memiliki media.
5. Dapat mengangkat konflik sampai tingkatan diskusi.

Teori Soviet Komunis

Pers harus melayani kepentingan partai Dalam teori soviet komunis, kekuasaan berada di orang-orang tertentu, sembunyi dalam lembaga social dan dipancarkan dalam tindakan masyarakat. Kekuasaan akan dapat mencapai puncaknya apabila diorganisir dan diarahkan sehingga terdapat kekuatan yang termobilisir. Teori soviet komunis dikatan bahwa pers uni soviet melayani partai yang sedang berkuasa dan dimiliki oleh Negara.Orang-orang soviet mengatakan bahwa pers nya bebas untuk menyatakan kebenaran, sedangkan pers dengan apa yang dinamakan system Liberal dikontrol oleh kepentingan bisnis. Teori ini merupakan bentuk kesempurnaan dari teori Otoritarian.
Dalam teori ini yang berkuasa adalah Partai.Partai Komunis adalah yang menjadi tonggak lahirnya teori ini.

Adapun prinsip yang dimiliki teori ini :
1. dan mendukungnya serta control ada dalam kelas pekerja.
2. Kalangan swasta tidak boleh memiliki media.
3. Media harus mendukung gerakan-gerakan progesif di dalam dan luar negeri.
4. Media harus menjalankan tugasnya kepada masyarakat.
5. Media harus memberikan pemikiran dan pandangan mengenai masyarakat dan norma yang sesuai dengan ajaran Marxisme-Leninisme.
6. Kontrol ada pada penguasa.
Kelebihan dan kekurangan Teori Soviet Komunis :
1. Keadaan akan lebih terkendali atau aman.
2. Media hanya sebagai pendukung gerakan-gerakan kepentingan penguasa.
3. Masyarakat akan terkekang atau ketakutan karena kalau tidak patuh akan ditindas bahkan dibunuh.
4. Tidak sembarang media ada atau media terbatas.

Senin, 29 Juni 2009

Pandangan saya mengenai Kelebihan dan kekurangan Ototarian dan Libertarian

Sudah dipahami makna dan gambaran bagaimana sistem pers otoritarian dan libertarian itu di tulisan sebelumnya. Untuk lebih mendalam kita juga harus mengetahui kelebihan dan kekurangan dari sistem pers itu sendiri.

Kelebihan sistem otoritarian:
1.Konflik dalam masyarakat cenderung berkurang karena adanya pengawasan hal-hal yang dianggap dapat menggoncangkan masyarakat (hubungannya dengan keamanan)
2.Mudah membentuk penyeragaman/integritas dan konsensus yang diharapkan khususnya secara umum pada negara sedang membangun yang memerlukan kestabilan.

Dengan konflik masyarakat yang cenderung berkurang maka tercipta keamanan. Sebagai contoh pada masa pemerintahan Soeharto yang disebut orang nomor satu. Pada masanya kedaan aman, jarang terjadi kejahatan seperti perampokan dan sebagainya karena pada saat itu keadaan sejahtera dan siapa yang melakukan tindakan kejahatan dihukum tegas. Siapa yang menjelek-jelekan Soeharto diculik dibunuh. Sebenarnya merupakan tindakan kejam, namun dengan begitu tindak kejahatan dapat ditekan karena akan pada takut melakukan kejahatan. Menurut saya lebih baik menggunakan sistem pada masa Soeharto tersebut, bagi siapa yang melakukan kejahatan dihukum dengan dibunuh sehingga tidak banyak kriminal yang terjadi seperti sekarang ini. Tidak dengan sekedar dihukum di dalam penjara karena kalau cuma sekedar dihukum dalam penjara maka apabila keluar atau telah bebas dari hukuman pasti melakukan tindakan itu lagi. Lemahnya hukum sekarang ini membuat negara ini banyak tindak kriminal dan pengangguran.
Dengan pemaksaan dari pemegang kekuasaan maka terbentuklah penyeragaman dan konsensus yang diharapkan negara untuk membangun pemerintahan. Artinya apa yang diharapkan negara akan terbentuk seperti misalnya keamanan, perekonomian dan sebagainya.

Selain memiliki kelebihan pasti memiliki kekurangan karena adanya kelebihan akan menimbulkan dampak negatif. Kekurangan sistem pers Otorian adalah sebagai berikut:
1.Adanya penekanan terhadap keinginan untuk bebas mengemukakan
pendangan/ pendapat.
2.Mudah terjadi pembredelan penerbitan media yang cenderung
menghancurkan suasana kerja dan lapangan penghasilan yang telah
mapan.
3.Tertutupnya kesempatan untuk berkreasi.

Karena media dikuasai negara tentunya tidak semua orang berhak berpendapat lewat media. Adanya penekanan dalam menyampaikan aspirasinya. dengan adanya penekanan dalam masyarakat ini, amka pola pikir masyarakat pun tidak berkembang. karena masyarakat tidak bisa mengekspresikan diriny serta untuk berkreasi terhadap hal yang mereka sukai. dengan demikian media juga harus melalui tahap penyensoran. sehingga informasi yang dikemukakan ke publik tidak sepenuhnya lengkpa, namun media hanya menginformasikan hal-hal positif negara yang akan membawa masyarakat mendukungnya. pada akhirnya fungsi media sebgaai pengawas kerja pemerintah juga tidak bisa dilaksanakan.

Kelebihan sistem pers Libertarian meliputi :
1.Lebih menghargai kebebasan individu.
2.Negara lebih berkembang.
Setiap individu mempunyai hak untuk menyampaikan pendapatnya, berekspresi, dan berkreasi. Dengan demikian segala macam aspirasi masyarakatpun akan mudah dikemukakan. Masyarakat bebas mendukung atau menentang kebijakan pemerintah, sehingga pemerintahpun tahu apa yang menjadi keinginan masyarakat. karena pada dasarnya media sebagai penyampai informasi dapat melaksanakan fungsinya sebagai pengawas kinerja pemerintah. adanya keterbukaan informasi dan kebebasan berekspresi tersebut tentunya pola pikir masyarakat juga akan lebih berkembang seperti kehendaknya.
Namun tidak semua kebebesan itu selalu memberi dampak positif. Kebebasan juga memberikan dampak negatif:
1.Timbul Anarkis karena kebebasan
2.Keamanan kurang

Karena teori pers Libertarian yang memandang semua individu mempunyai hak masing-masing, maka kebebasan mereka dalam berbicara juga diakui. namun kadang kita tidak sadar bahwa setiap hak individu itu dibatasi oleh hal orang lain. Dalam paham yang bebas,s emua orang ingin dikatakan pendapatnya benar, semua berhak bicara tanpa membperhatikan hak-hak orang lain, atau bahkan terjadi perendahan terhadaap kelompok lain. Dengan adanya banyak suara dan berbagai macam pemberitaan maka sepertinya negara ini akan susah dikendalikan. negara juga kan sulit untuk melakukan penyeragaman. Jika tidak terkontrol terjadi protes karena penentangan kebiakan pemerintah. dan jika tidak lebih terkontrol lagi maka akan terjadi masyarakat yang anarkis.

OTORITARIAN Vs LIBERTARIAN

1. Teori Pers Otoritarian
Muncul pada masa iklim otoritarian di akhir Renaisans, Perkembangannya pada abad ke-16 dan 17. Segera setelah ditemukannya mesin cetak. Dalam masyarakat seperti itu, kebenaran dianggap bukanlah hasil dari masa rakyat, tetapi dari sekelompok kecil orang –orang bijak yang berkedudukan membimbing dan mengarahkan pengikut-pengikut mereka. Jadi kebenaran dianggap harus diletakkan dekat dengan pusat kekuasaan. Dengan demikian pers difungsikan dari atas ke bawah. Penguasa-penguasa waktu itu menggunakan pers untuk memberi informasi kepada rakyat tentang kebijakan-kebijakan penguasa yang harus didukung. Hanya dengan ijin khusus pers boleh dimiliki oleh swasta, dan ijin ini dapat dicabut kapan saja terlihat tanggungjawab mendukung kebijaksanaan pekerjaan tidak dilaksanakan. Kegiatan penerbitan dengan demikian merupakan semacam persetujuan antara pemegang kekuasaan dengan penerbit, dimana pertama memberikan sebuah hak monopoli dan ang terakhir memberikan dukungan. Tetapi pemegang kekuasaan mempunyai hak untuk membuat dan merubah kebijaksanaan, hak memberi ijin dan kadang-kadang menyensor. Jelas bahwa konsep pers seperti ini menghilangkan fungsi pers sebagai pengawas pelaksanaan pemerintahan. Praktek-praktek otoritarian masih ditemukan di seluruh bagian dunia walalupun telah ada dipakai teori lain, dalam ucapan kalaupun tidak dalam perbuatan, oleh sebagian besar Negara komunis.
Pada dasarnya Ototarian terbentuk dalam pemerintahan yang bersifat Otoriter (kekuasaan dipegang penuh oleh Negara) Apabila dilihat dari segi filsafat social Hakekat manusia bersifat absolute sehingga individu tidak dapat eksis tanpa kelompok. Artinya individu tidak dapat secara bebas melakukan tindakan karena Negara yang berkuasa penuh. Dalam Hakekat nasyarakat dan Negara, Ekspresi tertinggi dipegang oleh Negara. Negara sebagai pemegang kekuasaan mengatur tindakan-tindakan masyarakat dan masyarakat tidak boleh mengkritik Negara atau pemerintahan. Hakekat hubungan manusia dan Negara dalam ototarian bersifat hirarki. Individu-individu harus tahluk atau nurut pada pemegang kekuasaan. Hakekat pengetahuan dan kebenaran dalam ototarian hanya individu atau orang-orang tertentu yang mendapat izin dari pemegang kekuasaan yang boleh berpendapat atau mendefinisikan pengetahuan dan dianggap benar (absolute). Sistem social politik dipengaruhi oleh filsafat social yang dianut, oleh karena itu Negara yang menganut ototarian system politiknya juga otoritarian. Jadi system social politiknya dikuasai penuh oleh Negara karena Negara adalah pemegang kekuasaan. Sistem media massa juga dipengaruhi oleh system social politik sehingga otomatis Negara yang otoriter system media massa juga bersifat otoriter. Setiap hal yang berhubungan dengan media massa diatur oleh Negara. Sehingga yang menganut otoriter maka yang berhak menggunakan media massa hanya yang memiliki izin atau yang ditunjuk pemerintah karena disini fungsi media (pers) mengabdi pada Negara untuk mendukung dan memajukan kebijakan pemerintahan. Media massa juga dibatasi, tidak sembarang media massa boleh berdiri sendiri.
2. Teori Libertarian
Dianut di Inggris sesudah tahun 1688 dan Amerika Serikat, akhirnya meluas hingga ke negara lain.Bertujuan untuk memberikan informasi, menghibur dan komersil. Hak milik lebih dititikberatkan pada perorangan. Teori ini berfilsafatkan pada pandangan seseorang yang rasional dan dapat melihat kejujuran dan kebohongan.Oleh karena itu, dapat memilih alternatif yang lebih baik dan yang lebih buruk serta memberikan berbagai fakta untuk pilihan yang baik.Teori ini berasal dari Thomas Jafferson (presiden Amerika yang ketiga).
Berbeda dengan Libertarian, Libertarian bertolak belakang dengan Ototarian. Dalam Libertarian Hakekat manusia bersifat bebas. Jadi setiap individu bebas melakukan tindakan namun juga harus memperhatikan etika dan moral sehingga tidak terjadi pelecehan dan sebagainya. Hakekat masyarakat dan Negara dalam Libertarian, Negara hanya sebagai fasilitator.Negara merupakan wadah individu-individu atau masyarakat untuk berdiskusi atau mencapai tujuan bersama. Sedangkan Hakekat hubungan manusia dan Negara bersifat Setara. Kedudukan individu dan Negara setara, tidak ada yang berkuasa penuh. Individu dan Negara memiliki keterikatan yang kuat. Hakekat pengetahuan dan kebenaran dalam libertarian bersifat rasional. Pengetahuan bebas dihasilkan siapa saja dengan menggunakan metode ilmiah.Karena system social politik dipengaruhi oleh filsafat social maka dalam Negara yang menganut Libertarian, Sistem social politiknya juga liberal. Individu atau masyarakat berhak campur tangan terhadap system politik dalam pemerintahan. Sistem media massa dalam Negara penganut libertarian akan mengikuti filsafat social dan system politiknya yang liberal. Dalam Sistem media massa liberal, setiap individu berhak menggunakan media karena tujuan media massa memberikan informasi (to inform), menghibur, dan sebagainya. Namun terutama menemukan kebenaran dan mengawasi jalannya pemerintahan. Dalam system ini kritik diharapkan karena sifatnya liberal atau demokratis sehingga penerapan Liberal sesuai tindakan. Media dikontrol oleh self righting process serta pengadilan karena dengan kebebasan dibentuk undang-undang yang mengatur. Seperti misalnya apabila mendirikan Media atau usaha harus memiliki surat izin (SIUP)

Jumat, 29 Mei 2009

Dampak dan Konsekuensi Penggunaan Internet

Tentunya Internet bukanlah hal yang asing lagi bagi semua kalangan baik tua muda, kaya miskin pasti sudah banyak mengenal teknologi infromasi dan komunikasi yang dinamai internet (interconnected network) ini.

Dengan Internet kita bisa menemukan apapun di sana. Mau mencari tugas kuliah dan bahan-bahannya, melihat berita-berita up to date dari manapun, bersenang-senang dan berkenalan denagn banyak orang, main games sendirian atau dnegan teman, download audio atau video, mencari resep masakan buat mama kita, apapun bias kita temui. Bahkan hal-hal yang seharusnya tidak boleh kita ketahui pun bias kita dapatkan di internet. Rasanya dunia makin kecil dan segala maslah mudah dipecahkan saja ya kalau kita berkutat dengan internet.

Tetapi perlu diingat segala sesuatu yang muncul tidak hanya memberikan dampak positif saja. Namun ada pula dampak negative dan konsekuensi-konsekuensi yang harus kita hadapi. Perubahan-perubahan akan muncul di sini, baik perubahan yang positif maupun perubahan yang sifatnya negative.

1. Dampak positif pengguna internet meliputi :
Melalui internet kita bisa mengakses informasi apapun. Mungkin saja kita menjadi orang yang tidak lagi ketinggalan jaman. Wawasan kita bertambah atas segal informasi dan peristiwa yang trejadi di berbagai tempat. Informasi yang didapatpun tentunya lebih cepat dan lancer, jadi kita pengguna internet dapat merasakan kemudahan mendapatkan segala macam informasi tersebut.
Melalui internet kita bisa “memperkecil dunia”. Maksudnya kita sebgai pengguna internet akan dapat berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain di manapun. Kita bisa menemui saudara, teman, kekasih bahkan orang yang seblumnya tidak kita kenal. Dengan mempermudah komunikasi rasanya perbedaan jarak yang jauh tidak menjadi halangan lagi.
Melalui internet kita bisa menekan tarif telepon. kalau telepon jarak jauh (interlokal) dalam waktu yang relative lama dirasa mahal, tinggal kirim email atau chatting sepertinya akan lebih irit pengeluaran. Cukup menjadi alternative jika terif telepon naik.
Melalui internet atau lebih khususnya melalui e-commerce kita bisa mengiklankan usaha kita tanpa mengeluarkan uang banyak. Dengan iklan-iklan macam ini juga tentunya kesempatan usaha, dan lapangan kerja akan meningkat. Dnegan inipula pendapatan juga bisa jadi akan meningkat.
Internet juga bisa digunakan sebgai sarana pendidikan. Apalagi kalau bukan lewat e-learn. Buku-buku atau informasi berbau pendidikan seperti sejarah, geografi, biologi, dan sebgainya bisa kita dapatkan lewat internet. Guru atau dosenpun dengan menggunakan internet juga akan lebih mudah mneyebarkan modul pelajarannya atu menyebarkan informasi-informasi penting lain kepada anak didiknya. Termnasuk kemudahan kita dalam mencari bahan dan informasi untuk thesis, atau karya tulis.
Melalui internet pula daya intelektual dan motorik anaka juga akan meningkat. Ada fasilitas pendidikan di sana. Serta ada games sebgai permainan anak yang menyediakan berbagai macam bentuk, warna yang dapat meningkatkan imajinasi anak. atau games berupa petualangan, mengatur strategi atau permainan peran tentunya menambah perkembangan otak anak dalam melatih daya intelektual dan motoriknya.

Masih banyak lagi dampak positif yang dirasakan pengguna internet. Tetapi kalau ada dampak positif tentunya ada dampak negatifnya.

2. Dampak negative yang dirasakan pengguna internet antara lain :
Karena informasi apapun bisa kita dapat, kadang kita menganggap semua informasi di internet itu benar. Padahal informs itu belum tentu menyajikan sesuatu yang sifatnya fakta. Ada kan orang yang asal nulis, memfitnah orang dengan maksud dan tujuan tertentu. Jadi kita perlu berhati-hati dalam menyeleksi informasi yang kita dapat. Salah-slah informasi yang slaah kita anggap benar, atau kita masukkan ke dalam makalah atau menjadi perbincangan kita sehari-hari. Kalau begitu sama saja kita ikut menyebarkan hal yang tidak benar juga kan.
Kalau kita bisa bertemu dengan siapa saja lewat internet, bisa saja kita juga bertemu penipu-penipu yang menggunakan identitas atau foto palsu. Hati-hati saja dalam memilih teman melalui internet.
Internet memang menjadi alternative jika tarif telepon naik apalagi untuk berkomunikasi jarak jauh. Tapi bukannya itu menjadikan usaha operator telepon rugi ya. Ancaman ini perlu diperhatikan bagi pemilki operator telepon, seperti banyaknya operato telepon yang menyediakan jasa internet juga. Ya untuk memepertahankan hidup usahanya pastinya.
Hati-hati dengan iklan. Internet juga banyak menampilkan iklan-iklan palsu lho. Yang ada kita ditipu. Sudah mengirim uang namun barang yang kita beli tidak juga sampai ke tangan kita. Rugi deh.
Ampuh sih untuk sarana pendidikan tapi kan hak milik seseorang kan harus dilindungi. Atau bisa juga kemufdahan ini disalahgunakan. Seperti budaya bagi beberapa mahasiswa (belum tahu banyak atau sedikit, takut salah tulis). Di internet kita bisa menmukan karya tulis, thesis, tugas akhir. Tidak amasalah kalau itu menjadi referensi, tetapi kalau teknik copy-pastenya muncul. Enak ya. Mudah banget bagi yang melakukan itu, tetapi bagi yang memilki karya tulis itu tentunya kaan sedih yang berkepanjangan.
Bagi anak-anak internet memang berguna, tetapi bagaimana jika anak-anak membuka situs yang belum boleh mereka lihat? bukankah itu berbahaya? Bisa-bisa anak jaman sekarang mengalami pendewasaan dini. Karena situs porno baik berupa gambar, video, atau ionformasi lain bisa dilihat sipapun. Selain itu bagi anak yang kecanduan games juga bisa bahaya. Sudah keasyikan lupa belajar akibatnya. Atau informasi berupa gambar, video, games juga banyak menampilkan kekerasan atau agresivitas yang tidak baik untuk perkembangan generasi penerus bangsa ini.
Hati-hati juga dengan kerahasiaan data diri kita lewat internet. Bisa dislahgunakan oleh tangan-tangan jail. Dari segi kejahatan tentunya makin marak saja setelah adanya internet. Bisanya disebut cyber crime, yaitu kejahatan melalui dunia maya, salah satunya lewat internet yang dilakukan oleh cyberfroud. Contohnya : Carding (belanja dengan nomor dan kartu identitas orang lain, yang diperoleh lewat internet dengan cara illegal tentunya); Hacking (yaitu menerobos program computer pihak lain dengan demikian bisa dnegan mudah merusak atau mencuri data orang lain); cracking (yang ini hacking untuk tujuan jahat, misalnya bisa mengintip simpanan nasabah di bank); defacing (mengubah situs web orang lain); phising (memancing pemakai computer di internet agar memberikan data pribadi atau kata sandinya); spamming (pengiriman pesan yang tidak dikehendaki, seperti informasi mendapat hadiah); ada pula malware (mencari kelemahan suatu software, misalnya menciptakan berbagai macam virus).
Dari segi kesehatan tentunya juga berpengaruh. Yang biasanya kita bepergian untuk menemui seseorang, membeli sesuatu, atau aktifitas lain. Dnegan internet kita hanya duduk di depan layar dan dnegan mudah kita bisa mendapatkan apa yang kita inginmkan. Jadi jarang bergerak akibatnya penyakit makin menumpuk. Selain itu bahaya penyakit yang ditimbulkan dari radiasi computer juga mengancam kesehatan mata dan saraf kita.

Dengan adanya dampak positif dan negatif kita juga harus mau tidak mau menghadapi konsekuensi dari teknologi yang membuat kemudahan ini.

3. Konsekuensi :
Konsekuensi utama kita sebagai pengguna internet yaitu harus rajin dan teliti dalam mendapatkan informasi. Jangan semua informasi yang kita dapat langsung kita masukkan ke telinga kita.
Konsekuensi lainnya jangan heran jika kita banyak menemukan tukang tipu atau kita menjadi salah satu korbannya. Maka dari itu waspada juga perlu.
Hati-hati kecanduan ineternet! Karena uang yang kita gnakan juga akan bnayka. Batasi pengeluaran lain deh untuk nongkrong di depan internet.
Konsekuensi lain yaitu terhadap hak milki kita. Siap-siap apa yang kita tulis, foto kita yang kita munculkan, tugas, dan lain-lain di copy orang lain.
Bagi pemerintah menanggung beban lebih berat lagi. Karena pemerintah makin susah mengawasi penggunaan internet. Dari aksi pornografi, penipuan, perdagangan atau hal lainnya. Penyalahguanaan internet itu susah dilacak dan dicari pelakunya.
Bagi orang tua tentunya harus lebih perhatian dalam mengawasi anak-anaknya. Jangan sampai tidak lebih pintar dari anaknya dalam penggunaan ionternet. Jadi orang tua dituntut untuk lebih pintar dan menajaga anaknya agar lebih bisa memanfaatkan internet dnegan baik.
Jangan piker identitas, privacy photo, atau kata sandi kita bersifat rahasia kalau sudah masuk internet. Intinya kita harus bisa menerima rahasia kita menjadi konsumsi public.



Sebenarnya dampak positif dan negative itu muncul tergantung pada penggunanya. Bagaimana kita bisa memanfaatkan internet scera positif, maka dampak yang akan munculpun positif dan konsekuensi-konsekuensipun bisa kita hadapai dengan kewaspadaan diri. Cyber law, peran orang disekeliling dan peran pendidikan tentunya akan berpengaruh kuat untuk memanfaatkan media ini dan menjadi penggunanya dengan baik.

Komunitas Virtual bagi Kehidupan Sosial Manusia

Istilah virtual dapat diartikan sebagai “sesuatu yang bersifat maya”, tetapi memungkinkan untuk menampilkan kualitas yang seperti nyata. Virtual dapat berupa berbagai macam teknologi, seperti yang sangat banyak diminati yaitu internet (interconnected network), yaitu suatu jaringan yang terdiri dari ribuan jaringan independent yang dihubungkan satu dengan lainnya. Melalui internet semua orang dari negara manapun akan saling terhubung. Disinilah komunitas virtual bisa terbentuk.

Bagi anda yang mempunyai dan menggunakan e-mail, website, chatting dengan segala fasilitasnya maka Anda dapat dikatakan termasuk dalam komunitas virtual. Karena pada dasarnya komunitas virtual adalah sekelompok manusia dalam dunia maya (cyberspace) yang mempunyai minat yang sama. Dalam komunitas virtual kita bisa berkomunikasi baik secara tatap muka atau tidak dengan orang baik yang sudah kita kenal atau tidak dalam tempat yang berbeda. Anggota komunitas ini dapat dengan bebas saling bertukar pikiran, pendapat, pandangan, dan informasi melalui berbgai media maya. Biasanya yang terjadi dalam komunitas virtual adalah anggotanya akan lebih tertarik melakukan hubungan atau komunikasi pada konteks atau minat atau hal-hal tertentu yang mempunyai kesamaan tujuan. Misalnya para kaum muda biasanya termasuk dalan komunitas virtual dengan para nggota yang seumuran dnegan tujuan menambah teman atau untuk bersenang-senang, atau para ahli hokum bergabung dalam komunitas ini akan saling membicarakan tentang masalah hokum, begitu juga dengan para penulis yang saling membicarakan karya-karya tulisnya, dan sebagainya.

Dengan memperhatikan keadaan sekitar sekarang ini tentunya kita dapat dengan mudah menyadari bahwa banyak sekali orang-orang yang mesuk dalam anggota komunitas virtual. Lihat saja daerah sekitar Anda, berapa banyak warnet bermunculan? Berapa banyak area-area yang menyediakan fasilitas wi-fi baik dengan membayar atau secraa gratisan? Berapa banyak teman di facebook Anda? Berapa banyak pengikut di blog Anda? Berapa banyak orang yang melakukan chatting dengan Anda? Jawabannya pastinya adalah banyak, atau banyak sekali. Ini membuktikan banka pula masyarakat yang telah menjadi bagian dari komunitas virtual. Entah mengapa manusia sekarang lebih menyukai menjadi bagian dari komunitas ini daripada berinteraksi secra langsung. Apa tudak adanya waktu untuk bersosialisasi secra langsung, atau hanya untuk menciptakan kenyamanan diri sebagai manusia individual. Yang trejadi adalah masyarakat banyak menyibukkan diri di depan computer, note book, handphone mereka. Dilihat begitu saja tampaknya mereka kehilangan sosialisasi pada masayarakat sekelilingnya. Benarkah begitu? Pada hakikatnya orang melakukan komunikasi karena tidak lepas dari sifat manusia sebagai makhluk sosial.

Manusia memang tidak bisa dipisahkan dari manusia lain, manusia saling membutuhkan. Hanya saja cara berkomunikasi orang berbeda-beda. Seperti kita ketahui komunikasi bisa dilakukan secara verbal atau lisan, atau secara non verbal yaitu dengan kode atau symbol baik tulisan, gerak tubuh, mimic muka, dan sebagainya. Semua komunikasi itu dapat secara langsung yaitu secara tatap muka atau secara tidak langsung, yang pada dasarnya menggunakan media. Yang dilakukan komunitas virtual adalah berkomunikasi secara tidak langsung namun dengan perantara media. Seiring perkembangan jaman dan kemajuan teknologi ini manusia dituntut untuk melakukan segala sesuatunya dengan cepat. Tidak banyak lagi waktu yang dipunya manusia untuk bersosialisasi secara langsung. Menjadi bagian dari komunitas virtual inilah salah satu cara bagaimana kita bisa tetap menjadi manusia sosial yang tidak lepas kebutuhannya untuk bersosialisasi dengan orang lain.

Dalam komunitas ini kita bisa menemukan orang yang sudah kita kenal atau orang yang tadinya belum pernah kita kenal dari berbagai negara. Hal ini tentunya akan menciptakan rasa sosial manusia yang sesungguhnya. Karena pada dasarnya dalam komunitas ini komunikasi, saling tukar pikiran dan pendapat, dan berbagai macam hobby dapat kita lakukan disini. Lebih mudah memang dalam melakukan komunikasi dengan orang lain serta mebangun jiwa sosial manusia lewat komunitas ini. Karena tentunya kita tidak lagi terhalang waktu dimana dalam berkomunikasi secara langsung kita harus membuat janji terlebih dahulu. Dalam komunitas ini setiap orang dapat melakukan komunikasinya di mana saja, denggan siapapun dan dalam waktu kapanpun. Sebgai contoh jika kita ingin menyampaikan pesan dalam waktu tertentu, kita tidak lagi harus membuat janji kepada orang yang ingin kita beri informasi untuk bertemu, namun kita bisa mnikmati kemudahan dengan melakukan email, atau chatting atau fasilitas lain.

Pada dasarnya dalam komunitas virtual para anggotanya dapat melakukan komunikasi secara : Asynchronous communication (penyampaian pesan dalam tempat dan waktu yang tudak bersamaan, namun pesan tetap sampai ke tujuan. Missal melalui email); Synchronous communication (komunikais dalam waktu yang bersamaan. Missal melalui chatting); dan On line broadcast communication (komunikasi dilakukan melalui fasilitas web. Missal lewat facebook). Tidak perlu ada kehadiran fisik. Dengan facebook ini dapat berkomunikasi. Dari segi sosialisasi, rasa sosial kita sebagai manusia akan terasa lebih besar karena dengan masuk dalam komunitas virtual maka kita dapat mengenal siapapun itu dan dari manapun itu. Kita bisa dengan mudah mencari teman dari daerah yang berbeda, pulau yang berbeda, suku yang berbeda, maupun negara yang berbeda.

Menjadi anggota komunitas virtual akan memudahkan kita menemukan teman, sahabat, kekasih, atau tidak jarang juga yang menemukan pendampingnya dari dunia maya ini. Kita bisa saling bertukar pikiran, mendiskusikan atau hal-hal yang kita senangi. Dalam komunitas virtual kita bisa membicarakan pekerjaan, bisnis, atau masalah pendidikan. Dengan begitu pekerjaan tidak melulu dilakukan hanya dalam kantor, atau ruangan namun dalam jarak jauhpun kita bisa melakuakan bisnis kita. Dalam komunitas virtual juga menyediakan aktivitas dimana setiap anggotanya bisa tergabung dalam forum atau komunitas yang mempunyai kesamaan hobby. Misalnya orang yang suka otomotif tentunya bisa menambah teman, atau relasi mereka dengan bergabung dalam suatu komunitas virtual yang menyukai otomotif pula. Atau pada kesenangan lainnya.

Dalam hubungannya dengan sosialisasi pula, komunitas virtual ini tentunya akan menjadi media komunikasi yang interaktif. Karena setiap orang dapat terlibat scera leluasa, walaupun bukan komunikasi secra langsung namun feedback yang dihasilkan pun bisa diketahui secara cepat, penyampaian pesan yang dilakukan pun beragam dapat secra verbal, tulisan, gambar, suara atau gabungan dari semua itu, selain itu media yang digunakan pun adalah media yang interaktif. Selain itu komunitas ini juga akan membentuk kode komunikasi baru. Banyak orang beranggapan komunikasi di dunia maya tidak bisa melihat mimic muka seseorang. Ada fasilitas webcam disini, atau melalui symbol-simbol emoticons atau lebih dikenal dnegan smiley yang bisa menggantikan kode non verbal yang sekiranya tidak bisa dilihat secra langsung. Kode ini berfungsi utnuk menghindarai kesalahpahaman arti pada komunikasi yang berlangsung.

Manfaat komunitas virtual lainnya adalah dapat menjadi perspektif lintas budaya. Saling tukar informasi tentang kebudayaan di dalam komunitas virtual tidaklah menjadi hal yang sulit lagi. Ya seperti sering disebut di atas kita bisa melakukan komunikasi dengan siapa saja, di manapun dan kapan saja. Hal ini tentunya membawa kemudahan kita dalam memenuhi kebutuhan kita sebagai manusia sosial. Tetapi perlu hati-hati pula sebagai anggota dari komunitas virtual. Bisa saja ada pemalsuan identitas atau foto diri yang dilakukan beberapa orang teman dunia maya kita. Atau sikap hati-hati juga perlu mengingat dalam komunitas virtual ini, apa yang kita tulis, apa yang kita cantumkan dalam dunia maya berarti telah menjadi rahasia umum. Dan perlu diperhatikan juga dalam hubungannya dengan kodrat kita sebgai makhluk sosial. Boleh saja menyibukkan diri berkomunikiasi dan berinteraksi dengan banyak sekali orang dalam komunitas virtual tetapi bukankah kita juga harus menyeimbangi hal tersebut dengan tidak melupakan sosialisasi kita terhadap orang-orang yang nyata berada di lingkungan kita? Seperti dengan tetap membina hubungan baik dengan keluarga, teman terdekat, atau tetangga kanan-kiri kita. Dengan demikian kita bisa menjadi komunitas virtual yang tetap mempunyai jiwa sosial yang tinggi terhadap siapapun, di manapun, dan kapanpun.

Senin, 04 Mei 2009

INTERNET

Pengertian Internet
Secara harfiah, internet (kependekan daripada perkataan 'interconnected-networking') ialah rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa rangkaian. Manakala Internet (huruf 'I' besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet.
Terjemahan istilah-istilah internet dan komputer seringkali menyisakan kesulitan sendiri bagi para ahli bahasa dikarenakan ilmu komputer dan internet merupakan teknologi baru yang terus menerus berkembang dan menciptakan istilah-istilah baru yang sebelumnya tidak pernah dikenal dalam ilmu linguistik. Oleh karena itu tidak jarang terjemahan langsung suatu istilah terasa janggal untuk diucapkan maupun ditulis. Sebagai contoh istilah cookie terasa janggal bila diterjemahkan menjadi 'roti' dalam bahasa Indonesia. Penerjemah-penerjemah harus berusaha sesetia mungkin dengan makna aslinya dengan tidak membuat padanan istilah yang tidak akan dipakai oleh pengguna-pengguna yang terbiasa dengan istilah di dalam bahasa lain.
Banyak dari istilah-istilah internet dan komputer yang memiliki sejarah panjang yang membuat makna kata sesungguhnya kabur, sebagai contoh adalah nama-nama merek terkenal yang seringkali mengambil dari kosakata bahasa di mana perusahaan tersebut berada. Dengan demikian, istilah-istilah yang sudah bercampur dengan kebudayaan dan sejarah suatu bangsa akan semakin sulit diterjemahkan ke dalam budaya yang sama sekali berlainan dan tidak memiliki sejarah internet dan komputer yang sama panjangnya. Sebagai contoh dalam hal ini adalah istilah desktop sama sekali tidak ada hubungannya dengan 'meja' ataupun 'permukaan' di dalam bahasa Indonesia.
Perhatikan bahwa tidak semua istilah dalam artikel ini merupakan istilah resmi seperti yang ditetapkan pemeritah indonesia.

Sejarah Internet
Rangkaian pusat yang membentuk Internet diawali pada tahun 1969 sebagai ARPANET, yang dibangun oleh ARPA (United States Department of Defense Advanced Research Projects Agency). Beberapa penyelidikan awal yang disumbang oleh ARPANET termasuk kaedah rangkaian tanpa-pusat (decentralised network), teori queueing, dan kaedah pertukaran paket (packet switching).

Internet Saat ini
Pada 1 Januari 1983 ARPANET menukar protokol rangkaian pusatnya, dari NCP ke TCP/IP. Ini merupakan awal dari Internet yang kita kenal hari ini.Pada sekitar 1990-an, Internet telah berkembang dan menyambungkan kebanyakan pengguna jaringan-jaringan komputer yang ada. Internet dijaga oleh perjanjian bi- atau multilateral dan spesifikasi teknikal (protokol yang menerangkan tentang perpindahan data antara rangkaian). Protokol-protokol ini dibentuk berdasarkan perbincangan Internet Enginering Task Force (IETF), yang terbuka kepada umum. Badan ini mengeluarkan dokumen yang dikenali sebagai RFC (Request for Comments). Sebagian dari RFC dijadikan Standar Internet (Internet Standard), oleh Badan Arsitektur Internet (Internet Architecture Board - IAB). Protokol-protokol internet yang sering digunakan adalah seperti, IP, TCP,UDP, DNS, PPP, SLIP, ICMP, POP3, IMAP, SMTP, HTTP, HTTPS, SSH, TELNET, FTP, LDAP, dan SSL.
Beberapa layanan populer di internet yang menggunakan protokol di atas, ialah email/surat elektronik, Usenet, Newsgroup, perkongsian file (File Sharing), WWW (World Wide Web), Gopher, akses sesi (Session Access), WAIS, finger, IRC, MUD, dan MUSH. Di antara semua ini, email/surat elektronik dan World Wide Web lebih kerap digunakan, dan lebih banyak servis yang dibangun berdasarkannya, seperti milis (Mailing List) dan Weblog. Internet memungkinkan adanya servis terkini (Real-time service), seperti web radio, dan webcast, yang dapat diakses di seluruh dunia. Selain itu melalui internet dimungkinkan untuk berkonikasi secara langsung antara dua pengguna atau lebih melalui program pengirim pesan instan seperti Camfrog, Pidgin (Gaim), Trilian, Kopete, Yahoo! Messenger, MSN messenger dan Windows Live Messenger.
Beberapa servis Internet populer yang berdasarkan sistem Tertutup(?)(Proprietary System), adalah seperti IRC, ICQ, AIM, CDDB, dan Gnutella.

Istilah Dalam Internet
- attachment = lampiran
- bandwidth = lebar pita
- broadband = pita lebar, jalur lebar
- browser = peramban, penjelajah
- bulletin board = papan buletin
- chat = obrol, obrolan, rumpi
- crash = bertabrakan (biasa untuk perangkat lunak/keras bermasalah)
- collission = tabrakan data
- connection = sambungan
- copy = salin, kopi, ganda
- cut = potong
- cyberspace = dunia maya
- database = pangkalan data, basis data
- delete/del = hapus
- domain = ranah
- download = ambil data, unduh, muat turun
- edit = sunting, ubah
- e-mail = imel, ratel / surel / surat-e (surat elektronik), posel (pos elektronik), surat digital
- forward/fwd (e-mail) = terusan
- homepage = laman
- hosting = hosting
- interferensi = gangguan signal (berkaitan dengan signal wireless)
- install = pasang
- interface = antarmuka
- keyword = kata kunci
- lag = lambat
- link = taut, kait, pautan, pranala
- load = muat
- login / log in / log on / logon = log masuk, masuk log, lihat sign in
- logout / log out / log off / logoff = log keluar, keluar log, lihat sign out
- network = jaringan
- newsgroup = kelompok warta, kelompok diskusi
- mailing list = milis, senarai, forum ratel
- network = jaringan
- networking = jejaring
- off line = tidak terhubung, terputus
- online / on line = terhubung, tersambung
- passphrase = frase sandi, kalimat sandi
- password = kata sandi
- paste = tempel
- preview = pratonton, pratilik, pratayang
- internet service provider = penyelenggara jasa internet
- save = simpan
- scan = pindai
- server = peladen
- sign in / signin / sign on = catat masuk, lihat login
- sign out / sign off = catat keluar, lihat logout
- surfing = berselancar, selancar maya
- update = pemutakhiran, pembaruan
- upload = unggah, muat naik
- username = nama pengguna
- virtual reality = realitas maya
- webpage = halaman web
- website = situs web
- wireless = nirkabel

Tokoh Internet Dunia
1. Timothy Barners Lee pencipta WWW (World Wide Web)
2. Roy Tomlinson pencipta @ (at) pada alamat e-mail

Manfaat Internet sebagai Media Pendidik
Teknologi internet hadir sebagai media yang multifungsi. Komunikasi melalui internet dapat dilakukan secara interpesonal (misalnya e-mail dan chatting) atau secara masal, yang dikenal one to many communication (misalnya mailing list). Internet juga mampu hadir secara real time audio visual seperti pada metoda konvensional dengan adanya aplikasi teleconference.
Berdasarkan hal tersebut, maka internet sebagai media pendidikan mampu menghadapkan karakteristik yang khas, yaitu
a. sebagai media interpersonal dan massa;
b. bersifat interaktif,
c. memungkinkan komunikasi secara sinkron maupun asinkron.
Karakteristik ini memungkinkan pelajar melakukan komunikasi dengan sumber ilmu secara lebih luas bila dibandingkan dengan hanya menggunakan media konvensional.
Teknologi internet menunjang pelajar yang mengalami keterbatasan ruang dan waktu untuk tetap dapat menikmati pendidikan. Metoda talk dan chalk, ”nyantri”, ”usrah” dapat dimodifikasi dalam bentuk komunikasi melalui e-mail, mailing list, dan chatting. Mailing list dapat dianalogikan dengan ”usrah”, dimana pakar akan berdiskusi bersama anggota mailing list. Metoda ini mampu menghilangkan jarak antara pakar dengan pelajar. Suasana yang hangat dan nonformal pada mailing list ternyata menjadi cara pembelajaran yang efektif seperti pada metoda ”usrah”.
Berikut adalah beberapa manfaat penggunaan teknologi informasi :
•arus informasi tetap mengalir setiap waktu tanpa ada batasan waktu dan tempat;
•kemudahan mendapatkan resource yang lengkap,
•aktifitas pembelajaran pelajar meningkat,
•daya tampung meningkat,
•adanya standardisasi pembelajaran,
•meningkatkan learning outcomes baik kuantitas/kualitas.
Berdasarkan uraian di atas, dapat dikatakan bahwa internet bukanlah pengganti sistem pendidikan. Kehadiran internet lebih bersifat suplementer dan pelengkap. Metoda konvensional tetap diperlukan, hanya saja dapat dimodifikasi ke bentuk lain. Metoda talk dan chalk dimodifikasi menjadi online conference. Metoda ”nyantri” dan ”usrah” mengalami modifikasi menjadi diskusi melalui mailing list.

Dampak Positif dan Negatif
Keberadaan internet memberi dampak positif bagi seluruh masyrakat pengguna internet termasuk remaja. Disana mereka bisa dengan cepat mendapatkan informasi, bisa mencarinya dengan menggunakan google atau dengan cara yang lain. Tetapi kebanyakan remaja menggunakan internet untuk mencari teman, chatting, kirim e-mail dan mencari tugas-tugas kuliah atau tugas sekolah. Dikalangan remaja masa kini yang lagi marak-maraknya adalah friendster. Mereka mencari teman melalui frienster dan bisa juga kirim-kirim foto atau lain sebagainya.
Internet bukan hanya untuk mencari informasi saja, akan tetapi dapat digunakan sebagai tempat penjualan barang dan jasa. Penjualan melalui internet ini disebut E-Commerce (electronic commerce). Muncunya istilah ini seiring dengan semakin berkembangnya disiplin ilmu komputer dan internet. E-com ini dapat diartikan sebagai pertukaran barang, jasa, dan atau informasi melalui medium elektronik dengan imbalan uang yang pembayarannya dilakukan dengan menggunakan credit card (kartu kredit). Rentang bisnis melalui internet ini mulai dari pemesanan bunga untuk orang tercinta, jual buku, langganan majalah, sampai pembayaran ribuan rupiah untuk pembelian chip processor yang akan digunakan untuk komputer.

Senin, 20 April 2009

Pengertian TV Digital dan Dampaknya bagi Masyarakat

Pengertian televisi itu sendiri dapat diartikan sebagai sebuah alat penangkap siaran bergambar. Kata televisi berasal dari kata tele dan vision, yang mempunyai arti masing-masing jauh ( tele ) dan tampak ( vision ). Jadi televisi berarti tampak atau dapat melihat dari jarak jauh. Penemuan televisi itu sendiri dapat disejajarkan dengan penemuan roda, karena penemuan ini dapat merubah peradaban dunia. televisi selalu indentik dengan kata siaran televisi, dimana menurut Surat Keputusan Menteri Penerangan Republik Indonesia Nomor : 54 / B KEP / MENPEN / 1971 Tentang penyelenggaraan Siaran Televisi di Indonesia siaran televisi berarti siaran-siaran dalam bentuk gambar dan suara yang dapat ditangkap ( dilihat dan didengarkan ) oleh umum baik dengan system pamancaran dalam gelombang-gelombang elektro-magnetik maupun lewat kabel-kabel. Jenis televisi itu sendiri ada yang yang berupa televisi analog dan televisi digital, ada juga yang disebut dengan televise kabel dan televise satelit. Televisi analog mengkodekan informasi gambar dengan memvariasikan voltase / frekuensi dari signal. Seluruh system sebelum televisi digital dapat dimasukkan ke analog. Sistem yang dipergunakan dalam televisi analog adalah NTSC (National Television System(s)) Committee, badan industri pembuat standar yang menciptakannya. Sistem ini sebagian besar diteraapkan di Amerika Serikat (AS) dan beberapa bagian Asia Timur, seperti: China/Tiongkok, Jepang, Korea Utara, Korea Selatan, Taiwan, Mongolia. Sementara, sistem PAL (Phase-Alternating Line, phase alternation by line atau untuk phase alternation line). Dalam bahasa Indonesia: garis alternasi fase), adalah sebuah encoding berwarna digunakan dalam sistem televisi broadcast, digunakan di seluruh dunia. PAL dikembangkan di Jerman oleh Walter Bruch, yang bekerja di Telefunken, dan pertama kali diperkenalkan pada 1967.
Televisi digital (bahasa Inggris: Digital Television, DTV) adalah jenis TV yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyebarluaskan video, audio, dan signal data ke pesawat televisi. Televisi resolusi tinggi atau high-definition television (HDTV), yaitu: standar televisi digital internasional yang disiarkan dalam format 16:9 (TV biasa 4:3) dan surround-sound 5.1 Dolby Digital. Ia memiliki resolusi yang jauh lebih tinggi dari standar lama. Penonton melihat gambar berkontur jelas, dengan warna-warna matang, dan depth-of-field yang lebih luas daripada biasanya. HDTV memiliki jumlah pixel hingga 5 kali standar analog PAL yang digunakan di Indonesia. Televisi kabel adalah sistem penyiaran acara televisi lewat frekuensi radio melalui serat optik atau kabel coaxial dan bukan lewat udara seperti siaran televisi biasa yang harus ditangkap antena. Selain acara televisi, acara radio FM, internet, dan telephon juga dapat disampaikan lewat kabel. Televisi satelit adalah televisi yang dipancarkan dengan cara yang mirip seperti komunikasi satelit, serta bisa disamakan dengan televisi lokal dan televisi kabel. Di banyak tempat di bumi ini, layanan televisi satelit menambah sinyal lokal yang kuno, menghasilkan jangkauan saluran dan layanan yang lebih luas, termasuk untuk layanan berbayar.
Apapun pengertian televisi maupun jenis-jenisnya, masyarakat hanya sekedar mengetahui bahwa munculnya televisi adalah sebuah teknologi atau alat komunikasi yang dapat merubah kebiasaan-kebiasaan hidup mereka. Dalam hal ini, teknologi televisi bukan sekedar sebagai proses transmisi gambar-gambar secara teknis, namun juga sebagai medium komunikasi massa yang berfungsi social. Televisi sebagai lembaga yang menyiarkan acara-acara siaran sebagai dua hal yang tak terpisahkan, yaitu televisi sebagai lembaga, sebagai medium dan siaran televisi sebagai proses komunikasi. Siaran-siaran televisi akan memanjakan orang-orang pada saat-saat luang seperti saat liburan, sehabis bekerja bahkan dalam suasana sedang bekerjapun orang-orang masih menyempatkan diri untuk menonton televisi. Suguhan acara yang variatif dan menarik membuat orang tersanjung untuk meluangkan waktunya duduk di depan televisi. Namun dibalik itu semua dengan dan tanpa disadari televisi telah memberikan banyak pengaruh negatif dalam kehidupan manusia baik anak-anak maupun orang dewasa.
Hadirnya teknologi komunikasi telah membawa perubahan yang besar bagi kehidupan. Banyak sisi positif yang dihasilkan dari hadirnya teknologi televisi sekarang ini, namun sisi negatifnya tidak sedikit juga. Televisi yang berfungsi sebagai alat hiburan, penyampai informasi, pengetahuan / pendidikan, membujuk namun juga dapat menyesatkan dan membohongi publik dengan program-program acara tertentu. Komunikasi tanpa batas telah banyak mengakibatkan pergeseran moral. Banyak teyangan televise saat ini yang sudah kehilangan fungsi. Sebagai lat komunikasi yang seharusnya memberikan manfaat positif, memberikan hiburan yang membangun akhlak namun justru melukai pemirsa baik anak-anak maupun orang dewasa.
Banyak acara televisi yang sama sekali tidak menghargai kehidupan bermasyarakat dan beragama. Banyak yang tidak lagi mengejar impian dan nilai-nilai moral tetapi sebaliknya menyerap nilai-nilai yang menyimpang dari masyarakat yang sakit. Mengajarkan orang bagaimana berbuat licik, jahat, membunuh, seni berbohong. Tayangan-tayangan yang berbau kekerasan, seksual, banyak mempengaruhi jalan pikiran pemirsa yang akibatnya adalah mereka menganggap hal itu sebagai sesuatu yang normal untuk dilakukan. Sangat disayangkan sepertinya tidak ada lembaga sensor untuk sinetron tentang tindakan yang terlihat begitu vulgar di televisi. Semua tayangan yang berbau kekerasan, setan, hantu, tidak satupun yang mendidik orang untuk lebih baik.
Gambaran diatas hanyalah sebagian contoh dari dampak negatif yang dihasilkan dari program yang ditayangkan di televisi yang berawal dari munculnya teknologi televisi itu sendiri. Televisi akan menjadi dapat berguna dan berfungsi sebagai media yang dapat memberikan manfaat yang positif bagi masyarakat, jika acara yang ditayangkan juga berpedoman terhadap nilai-nilai moral yang sesuai dalam masyarakat Indonesia. Kenyataan yang terjadi justru munculnya teknologi televisi justru digunakan sebagai alat dan ladang yang empuk untuk mencari keuntungan semata melalui program acara yang tidak bermutu dan hanya menyesatkan dan membohongi publik. Namun tidak bisa dipungkiri juga, bahwa hadirnya televisi juga telah menghipnotis pemirsa untuk bergantung terhadap televisi itu dalam memenuhi kebutuhan informasi maupun hiburan.
Manfaat positif maupun negatif akan dirasakan para penikmat media televisi jika mereka pintar-pintar memilah atau bersikap selektif terhadap program acara yang ditayangkan oleh televisi. Mengetahui seberapa besar kebutuhan yang diperoleh dari televisi itu sendiri, diketahui dari individu masing-masing, sehingga dengan hadirnya teknologi televisiu tidak hanya memberikan dampak positif semata namun juga dampak positif. Akan lebih baik lagi jika berbagai stasiun televisi yang ada di Indonesia memperhatikan kembali apakah acara yang ditayangkan itu akan banyak memberi dampak positifnya atau justru banyak dampak negatifnya.

Jumat, 27 Maret 2009

Teknologi 3,5G

1. Teknologi 3,5G
3,5G atau dikenal juga sebagai super 3G merupakan peningkatan dari teknologi 3G, terutama dalam peningkatan kecepatan transfer data yang lebih dari teknologi 3G sehingga dapat melayani komunikasi multimedia seperti akses internet dan bertukar data video (video sharing). Teknologi 3,5G adalah layanan yang berbasis teknologi HSDA (High Speed Downlink Package Acses). Di Indonesia, Indosat merupakan yang pertama kali memperkenalkan HSDPA ini. Teknologi 3,5G ini merupakan teknologi transmisi data pita lebar yang dapat digunakan secara berpindah-pindah (mobile broadband) yang berbasis HSDPA (High-Speed Downlink Packet Access). Teknologi ini mampu mengirimkan data awal (initial data transmission speed) dengan kecepatan hampir sepuluh kali lipat dari kecepatan teknologi 3G. Teknologi 3,5G berbasis HSDPA dikembangkan dari W-CDMA (Wideband CDMA) dan memberikan jalur evolusi untuk jaringan Universal Mobile Telecommunications System (UMTS). Dikatakan demikian, karena melalui HSDPA terbentuklah saluran W-CDMA yang baru, yaitu high-speed downlink shared channel (HS-DSCH) yang hanya digunakan untuk transmisi beragam informasi arah bawah menuju ponsel.
Beberapa penggunaan teknologi 3,5 G :
- HSDPA (High Speed Downlink Packet Access). HSDPA merupakan Evolusi WCDMA dari Ericsson dimana teknologi ini merupakan protokol tambahan pada sistem WCDMA (wideband CDMA) yang mampu mentransmisikan data berkecepatan tinggi.
- WiBro (Wireless Broadband). WiBro merupakan bagian dari kebijakan bidang teknologi informasi Korea Selatan yang dikenal dengan kebijakan 839. WinBro mampu mengirimkan data dengan kecepatan hingga 50 Mbps.

Spesifikasi
Platform
Kecepatan
GPRS
max 115 Kbps
EDGE
max 236 Kbps
3G
max 384 Kbps
HSDPA (3,5G)
max 3.6 Mbps

Teknologi 3,5G ini memungkinkan penggunanya untuk menimati beragam sajian multimedia, seperti streaming video, streaming musik, mobile TV, permainan daring (online game) , cuplikan film, animasi, video klip, permainan, video klip olahraga, berita keuangan, memainkan kumpulan lagu secara penuh, dan unduh karaoke dengan kecepatan tinggi. Seluruhnya dapat dilakukan sambil tetap melakukan telepon video dengan tanpa mengganggu proses transfer data. Kegunaan lain teknologi 3,5G yang paling sering dimanfaatkan saat ini adalah menjadi internet broadband HSDPA. Dengan teknologi ini, kita dapat mengakses data/internet dengan lebih cepat.


2. Keunggulan Teknologi 3,5G
Berbekal bandwith hingga 3,6 megabit per detik (mbps), kehadiran HSDPA dari jalur teknologi 3,5G ini meninggalkan pendahulunya yaitu GPRS hingga 3G. GPRS hanya sanggup membawa data hingga 50 kilobit per detik (kbps). Penerusnya EDGE yang juga dikenal dengan 2,75G hanya mampu sampai di 150 kilobit per detik (kbps). Sedangkan WCDMA alias 3G baru bisa mengusung data secepat 384 kilo bit per detik (kbps). Teknologi 3.5G mobile internet access menawarkan berbagai keuntungan untuk kalangan bisnis maupun perorangan. Keunggulan utama yaitu dengan kecepatan super tinggi hingga 3.6 Mbps menggunakan tehnologi High Speed Downlink Package Access (HSDPA) memperlihatkan bahwa teknologi 3.5G sangat superior dibandingkan dengan teknologi generasi sebelumnya.
Akhir-akhir ini akses internet kecepatan tinggi melalui jaringan 3G/HSDPA banyak diminati orang. Hal ini sekaligus meningkatkan akses internet melalui jaringan telepon bergerak. Beberapa operator GSM sudah memberikan fasilitas ini baik Telkomsel, Indosat maupun Excelcomindo. Munculnya 3G, HSDPA memungkinkan akses internet dengan kecepatan tinggi (3G max 384 Kbps, dan HSDPA/3.5G sampai 3,6 Mbps) dengan biaya yang terjangkau. Akses internet ini bisa menggunakan USB/PCMIA Modem atau HP yang sudah support 3G/HSDPA. Kecepatan yang bisa kita peroleh jika menggunakan koneksi ini
Kecepatan yang bisa kita peroleh jika menggunakan koneksi ini tergantung dari banyak hal, antara lain : HP/Modem yang dipakai, provider seluler, sinyal yang didapat (apakah dapat sinyal GPRS, EDGE, 3G, atau 3.5G). Untuk bisa memperoleh kecepatan yang maksimal kita harus menyediakan perangkat yang mendukung, Setelah perangkatnya mendukung kita harus mencari posisi dimana sinyal 3G/3.5G bisa disupport oleh operator. Biasanya kalau menggunakan HP 3G, kita bisa melihat icon 3G atau 3.G yang aktif, jika icon ini muncul berarti di daerah tersebut kita bisa memanfaatkan jaringan 3G/3.5G dari operator. Biasanya di HP ada icon kecil yang menunjukkan sedang terkoneksi GPRS, EDGE, 3G atau 3.5G. Kalau dari notebook biasanya dibedakanya dari speed, kalau kisaran 384 Kbps, ini 3G, kalau diatas itu 3.5G (HSDPA). Kalau dibawah 384 Kbps, bisa jadi GPRS atau Edge.

3. Kelemahan 3,5G
Selain memiliki keunggulan, Teknologi 3,5G juga memiliki kelemehan yaitu :
- Dari beberapa informasi yang saya dapat, beberapa orang menyangsikan kekuatan signal-nya apalagi kalau sinyalnya harus menembus bangunan.
- Kurangnya fasilitas pendukung seperti konten-konten untuk layanan ini yang membuat orang jadi enggan memakainya.


4. Teknologi 3,5G sebagai Internet Broadband
Operator-operator seluler di Indonesia yang sekarang telah menggunakan teknologi ini adalah Telkomsel, Indosat, dan XL. Kebanyakan dari operator tersebut menggunakan teknologi ini lebih difokuskan kepada penyediaan internet broadband 3,5G atau internet broadband yang berkecepatan tinggi. Jangkauan layanan 3,5G dari beberapa operator seluler di Indonesia:
XL :Jabodetabek, Surabaya, Bali
Indosat :Jabodetabek, Surabaya, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Denpasar, Medan, dll
Telkomsel :Jakarta

5. Perbedaan 3G dengan 3,5G
Perbedaan 3G dengan 3,5G sangat tipis diantaranya:
- Yang membedakan 3,5G dengan 3G yang sudah dioperasionalkan selama ini yang paling dominan adalah speed (kecepatannya) yang mencapai 3,6 Mbps (Mega byte per second). Artinya, kecepatan yang kita miliki mencapai 9 kali lebih cepat dari layanan 3G sebelumnya.
- Layanan panggilan video 3,5G mengalami penyempurnaan dengan meniadakan penundaan suara maupun penundaan pada tayangan wajah lawan bicara di layar ponsel (yang sering terjadi pada 3G), sehingga melakukan panggilan video (video call) melalui jaringan 3,5G jauh lebih terkesan hidup.

6. Layanan yang bisa dinikmati dalam Teknologi 3,5G
Diantaranya mobile TV, video call, multiplier game, mobile video, video content dan full track music download. Bagi pelanggan Indosat, layanan 3,5G ini tidak hanya bisa dinikmati pelanggan pascabayar, tapi juga prabayar. Telkomsel yang juga menghadirkan layanan 3G WCDMA (Wideband Code Division Multiple Access) dan 3,5 G HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) di beberapa tempat di Indonesia ini memungkinkan pelanggannya menikmati beragam fitur canggih, seperti: video call, video conference, video surveillance (melihat atau memantau lokasi langsung dari ponsel), mobileTV live (nonton TV), mobile video, serta high speed internet browsing and download mencapai 3,6 Mbps (mega byte per second).

7. Penggunaan 3,5G di Indonesia
Bagi masyarakat Indonesia untuk beberapa waktu ini, teknologi 3G dan 3,5G masih banyak digunakan untuk kepentingan konsumtif belaka, seperti layanan video call dan mobile TV. Padahal, teknologi ini bisa diakses untuk kepentingan bisnis sehingga pihak konsumen bisa mendapatkan manfaat yang sifatnya lebih produktif. Selain aspek pemanfaatan layanan, teknologi 3G dan 3,5G juga bisa menjadi sumber inspirasi untuk menciptakan usaha jasa layanan konten. Mengapa dikatakan demikian? Kita bisa menganggap teknologi ini dengan anggapan bahwa infrastruktur sudah siap, namun sarana dan prasarana pendukungnya belum lengkap. Ini seharusnya bisa dibaca sebagai peluang bisnis bagi mereka yang jeli membaca kesempatan.

8. Dampak Teknologi 3,5G
Tak dapat dipungkiri lagi, perkembangan teknologi komunikasi semakin hari semakin maju. Seiring berkembangnya teknologi komunikasi maka semakin maju pula fasilitas - fasilitas yang dihadirkan dari ponsel yang semula ponsel hanya dapat digunakan untuk telefon dan mengirim pesan singkat (sms) kini mulai berkembang untuk dapat mendengarkan radio lewat ponsel, seperti pemutar lagu MP3, kemudian berkembang lagi untuk internet dan bisa juga digunakan untuk mengabadikan moment – moment penting dengan fasilitas kamera maupun video MP4 dengan estimasi panjang dan pendek sampai pada fasilitas 3G yang lansung bisa melihat lawan bicara melalui ponsel saat telepon. Makin ke sini teknologi yang muncul memang makin canggih dan menyajikan fasilitas yang menggiurkan. Lihat saja keuntungan yang kita dapat dari teknologi 3,5G ini:

- Dengan kecepatan super itu tentunya para pengguna 3,5G bisa melakukan browsing internet yang cepat dan dapat melakukan download musik, video, mobile TV, animation, movie trailer, online game, music video clip, financial news, dan sebagainya dengan cepat dan tentunya dengan kualitas gambar yang lebih baik, jelas dan halus.
- Dengan bandwith yang tinggi juga tentunya lebih terjangkau dalam melakukan transfer
data.
- Dengan bandwith tinggi pula akan lebih mengevisienkan waktu. Jadi waktu tidak akan
terbuang sia-sia untuk download, apalagi bagi para eksekutif atau pengusaha atau
pekerja yang jarang sekali mempunyai waktu luang.
- Untuk dunia pendidikan juga akan terbantu jika buku pelajaran disajikan dalam bentuk
digital dan didistribusikan lewat content provider. Selain lebih murah, para siswa dan
guru juga akan lebih mudah mendapatkannya. Terlebih pihak distributornya, akan lebih
mudah dalam mendistribusikannya.
- Untuk yang suka bolak-balik ke warnet tidak perlu repot lagi nyari atau antri warnet.
Bisa akses lewat hp, cepet lagi, tentunya juga lebih ekonomis.
- Dengan mudah dan cepat akses internet, tentunya kita tidak perlu malas untuk mencarai
segala informasi dari berita, musik, olahraga, fashion, dsb. Wawasan kita akan lebih
luas, dan jadi orang yang up to date.
- Dengan gambar yang jelas dan kecepatan tinggi tentunya layanan video call juga akan
lebih nyaman digunakan. Apalagi untuk layanan jasa konsumen, misalnya konsultasi
kesehatan yang dilakukan dokter dan pasien jarak jauh. atau video call dengan
keluarga,teman, saudara akan lebih hidup, karena gambar yang ditampilkan lebih jelas.

Namun sesuatu yang hebat sekalipun tentunya mempunyai sisi negatif. Teknologi secanggih ini akan memberikan dampak-dampak negatif yang muncul di masyarakat :

1. Teknologi ini akan membuat orang lebih jarang bergerak. Padahal kalau kita jarang
bergerak penyakit akan lebih mudah muncul, akibatnya tingkat kematian juga tinggi.
Bukan berlebihan, tetapi ini nyata coba saja bayangkan dengan hp kita bisa mencari
informasi dan download apa saja dengan mudah dan cepat. Padahal kalau tidak ada
layanan seperti ini mau tidak mau kita harus bergerak ke warnet atau nyari wi-fi.
2. Dampaknya bagi pengusaha warnet tentunya akan mengalami kerugian. Karena jarang
sekali orang yang ke warnet tentunya akan membuat jasa warnet gulung tikar. Dan
akibatnya muncul pengangguran kan.
3. Karena setiap orang mendapatkan informasi secra praktis dan cepat tentunya akan
berdampak sosial juga. Kita tidak pewrlu lagi bertanya pada satu dua orang tentang apa
yang ingin kita ketahui. Akibatnya jiwa sosialisainya berkurang. Interaksi antar
individu berkurang. Kalau ini dibiarkan akan timbul masyarakat yang individualis dan
merasa tidak saling membutuhkan.
4. Masyarakat Indonesia masih banyak sekali yang ekonominya di bawah rata-rata. Dan
tentunya mereka ini tidak mampu untuk mendapatkan teknologi canggih ini, bahkan
belum tahu tentang adanya teknologi 3,5G. Kebanyakan dari mereka masih
menggunakan 2G atau 3G. Akibatnya muncul kesenjangan sosial. Dan akan
menimbulkan perbedaan yang snagat mencolok antara si kaya dan si miskin.
5. Kesenjangan itu tentunya akan memunculkan rasa gengsi di masyarakat. Akibatnya
demi kegengsiannya itu mereka berlomba-lomba mendapatkan teknologi 3,5G. Dan
akhirnya budaya konsumtif masyarakat lama-lama akan terbantu.
6. Karena dengan mudah dan cepat siapa saja dapat melakukan download tentunya juga
akan menimbulkan dampak negatif terhadap anak-anak atau untuk orang dewasa
sekalipun. Semua orang bisa dengan mudah dan cepat mengakses situs yang dilarang.
Situs-situs porno, video kekerasan misalnya akan marak beredar dan mudah didapat.
Bagi anak-anak tentunya akan membawa dampak bagi kehidupan ke depannya yaitu
menjadi anak yang bermental dan bersikap buruk. Bagi orang dewasa tentunya akan
marak pula melakukan tindakan-tindakan anarkis. Karena pengawasannya pun akan
makin sulit.

Selasa, 03 Maret 2009

PERBEDAAN TEKNOLOGI ANALOG DAN TEKNOLOGI DIGITAL

1. Pengertian Analog
Suatu bentuk dari komunikasi elektronik yang merupakan proses pengiriman informasi pada gelombang elektromaknetik, dan bersifat variabel dan berkelanjutan atau disebut juga dengan sinyal analog. Contohnya sinyal gambar pada televisi, atau suara pada radio yang dikirimkan berkesinambungan. Analog merupakan proses pengiriman sinyal dalam bentuk gelombang. Misalnya ketika seseorang berkomunikasi dengan menggunakan telepon, maka suara yang dikirimkan melalui jaringan telepon tersebut dilewatkan melalui gelombang. Dan kemudian, ketika gelombang ini diterima, maka gelombang tersebutlah yang diterjemahkan kembali ke dalam bentuk suara, sehingga si penerima dapat mendengarkan apa yang disampaikan oleh pembicara lainnya dari komunikasi tersebut.
2. Pengertian Digital
Merupakan hasil teknologi yang mengubah sinyal menjadi kombinasi urutan bilangan 0 dan 1 (disebut juga dengan biner)untuk proses informasi yang mudah, cepat dan akurat. Sinyal tersebut disebut sebuah bit.
Sinyal digital ini memiliki berbagai keistimewaan yang unik yang tidak dapat ditemukan pada teknologi analog, yaitu:
Mampu mengirimkan informasi dengan kecepatan cahaya yang dapat membuat informasi dapat dikirim dengan kecepatan tinggi.
2. Penggunaan yang berulang-ulang terhadap informasi tidak mempengaruhi kualitas dan kuantitas informasi itu sendiri,
3. Informasi dapat dengan mudah diproses dan dimodifikasi ke dalam berbagai bentuk,4. Dapat memproses informasi dalam jumlah yang sangat besar dan mengirimnya secara interaktif.
Komputer mengolah data yang ada adalah secara digital, melalui sinyal listrik yang diterimanya atau dikirimkannya. Pada prinsipnya, komputer hanya mengenal dua arus, yaitu on atau off, atau istilah dalam angkanya sering juga dikenal dengan 1 (satu) atau 0 (nol). Kombinasi dari arus on atau off inilah yang yang mampu membuat komputer melakukan banyak hal, baik dalam mengenalkan huruf, gambar, suara, bahkan film-film menarik yang anda tonton dalam format digital.
3. Perbedaan antara teknologi digital dengan teknologi analog adalah sebagai berikut:
Istilah digital adalah menunjuk kepada jari-jari kaki dan tangan, yang telah dipakai selama ribuan tahun untuk menghitung dan menggambarkan data-data numers. Teknologi digital pada dasarnya hanyalah siitem menghitung sangat cepat yang memproses semua bentuk informasi sebagai nilai-nilai numeris. Sebelum terjadi perkembangan dari digital modern, hampir semua sistem menghitung dan komunikasi adalah analog. Teknologi analog pada dasarnya hanyalah alat yang sederhana dengan program yang tertentu saja seperti contohnya komputer analog. Komputer-komputer analog pada dasarnya adalah alat ukur. Mereka tanggap didalam mengukur kondsi-kondisi yang terus berubah. Komputer analog biasa dipasang dalam mesin-mesin untuk memberikan sebuah informasi dan kendali otomatis.
Namun meski sangat berguna, semua komputer analog buatan manusia memiliki kelemahan besar yaitu mereka tidak dapat mengukur cukup teliti. Masalahnya terletak pada kemampuan mereka untuk secara konsisten terus menerus merekam perubahan yang terus menerus terjadi. Pada setiap pengukuran, selalu terdapat peluang untuk keragu-raguan.
Berbeda dengan komputer analog, komputer digital mampu melakukan pengukuran yang jauh lebih tepat karena komputer tersebut tidak melakukan keragu-raguan serta cukup teliti dan cepat. Maka sistem-sitem digital memberikan tiga keuntungan jelas atas sistem-sistem analog yaitu:
Sangat mengurangi jumlah data yang diperlukan untuk memproses, menyimpat, meng-display, dan mengirim informasi
Bisa mereproduksi data dengan tidak terbatas jumlahnya tanpa pengurangan kualitas
Bisa dengan mudah memanipulasi data dengan presisi tinggi.
Teknologi digital menggunakan sistem bit dan bite, untuk menyimpan dan memproses data, sistem digital mempekerjakan sejumlah besar switch listrik mikroskopis yang hanya memiliki dua keadaan atau nilai. Switch biner ini bisa dalam keadaan on atau off, satu atau nol, ya atau tidak, hitam atau putih.
4. PAGER
Pager merupakan salah satu perpaduan dari perkembangan teknologi komunikasi dengan teknologi informasi. Pager adalah media penerima pesan yang portable yang bekerja berdasar prinsip kode signal radio yang ditransmisikan melalui suatu provider (Penyedia jasa layanan) atau bisa disebut juga secara singkat bahwa pager adalah alat yang digunakan untuk menghubungi seseorang melalui jaringan tertentu. Pada tahun 1921, pager telah dikenal dan digunakan oleh kepolisian detroit di Amerika untuk keperluan pemanggilan yang darurat. Pager pada saat itu lebih dikenal dengan sebutan ‘beeper’. Istilah ‘pager’ sendiri dikenal sejak tahun 1959 sejak Motorola membuat produk berupa alat penerima pesan yang kecil dan portable yang dibawa oleh pemiliknya. Di Indonesia pager baru dikenal pada awal tahun 1990-an. Pager adalah alat telekomunikasi yang hanya mampu menerima saja, akan tetapi proses adanya feedback atau umpan balik dari pesan yang disampaikan harus melalui beberapa proses terlebih dahulu.
Berikut ini cara kerja penggunaan pager:
Pesan yang dikirim oleh pengirim yang melalui provider service pager yang ditujukan pada ID atau nomor pager tertentu. Setelah pesan telah diterima oleh penerima pesan maka alarm atau tanda berbentuk getar akan berbunyi atau bergetar dan pesan tersebut akan tampil di layar LCD yang terdapat dalam pesawat pager. Pesan dapat diterima selama masih dalam service area dari provider yang bersangkutan. Hal tersebut diatas menciptakan ketidak efektifan dalam melakukan sebuah komunikasi, terlebih lagi adanya keterbatasan dalam penyampaian pesan sehingga tidak bisa digunakan untuk pesan yang kompleks.
Akan tetapi kelebihan dari alat komunikasi peger ini adalah bahwa pengirim pesan tidak harus memiliki pesawat pager dalam mengirimkan pesan, serta pager merupakan media yang relatif lebih murah dalam menggunakannya dan juga cepat dalam penyampaian informasinya.